Text
Namaku Hiroko
Novel yang berjudul namaku Hiroko ini menceritakan tentang kehidupan seorang gadis yang berasal dari Jepang dan hidup dengan keluarga yang serba kekurangan. Ayahnya seorang petani, dan ibunya telah lama meninggal, dan ayahnya kawin kembali. Dari ibu tirinya lahirlah dua anak laki-laki. Walaupun Hiroko tinggal dengan ibu tirinya , tapi ia tidak pernah di pukul dan di siksa, ibu tirinya ini sangat baik, dia membesarkan Hiroko dengan kasih sayang dan kehalusan.
Dari sekolah rendah, Hiroko tidak mneruskan pelajarannya ketingkat yang lebih tinggi. Pada suatu siang, ayah Hiroko pulang dari ladang bersama seorang tengkulak. Orang tersebut mengatakan bahwa saudaranya yang tinggal dikota sedang mencari seorang gadis untuk dijadikan pembantu, ayah dan ibu hiroko telah menceritakannya.
Empat hari kemudian Hiroko pergi ke kota dengan membawa hasil panen. Waktu itu umur Hiroko hampir enam belas tahun. Sudah dua tahun dia tidak bersekolah. Keputusan yang diambil ayahnya merupakan peraturan yang harus di turut tanpa dirundingkan kepada pihak yang bersangkutan. Pada waktu itu Hiroko menerimanya dengan kewajaran abadi penuh ketaatan. Ayahnya orang yang menentukan dalam kehidupannya. Dan Hiroko yang dibesarkan dengan lingkungan adat kepala tunduk untuk mengiyakan semua perintah orang tua, tidak melihat alasan apapun untuk membantahnya. Padahal waktu itu Hiroko merasa khawatir. Tetapi juga gembira. Keduanya disebabkan karena Hiroko akan tinggal dikota. Beberapa waktu sebelumtamat sekolah, Hiroko pernah mengadakan perlawatan besama guru-guru kesebuah museum dan kuil Fakuota, yang merupakan salah satu tempat pemujaan agama Budha tertua di Jepang. Perjalanan berlangsung selama beberapa hari, sambil berhenti di sana sini menikmati pemandangan alam yang tenar, melewati kota-kota penuh dengan bangunan megah dan mengagumkan. Dari sinilah Hiroko mempunyai keinginan untuk tinggal di kota.
| 0212/2018 | 800 DIN N | dias rachmat library | Available |
No other version available